Kamis, 23 Februari 2017

Promosi Kesehatan tanpa Batas ( Gerbang Menuju Sehat )

Promosi kesehatan adalah dalah ilmu dan seni membantu masyarakat menjadikan gaya hidup mereka sehat optimal. Kesehatan yang optimal didefinisikan sebagai keseimbangan kesehatan fisik, emosi, sosial, spiritual, dan intelektual. Ini bukan sekadar pengubahan gaya hidup saja, namun berkairan dengan pengubahan lingkungan yang diharapkan dapat lebih mendukung dalam membuat keputusan yang sehat.
Saking pentingnya usaha promosi kesehatan bila diandaikan kesehatan adalah istana yang penuh harapan maka promosi kesehatan adalah Gerbang dari istana kesehatan nan megah, jika promkes sudah menjadi gerbang maka jika kita ingin bersama sama menikmati istana kesehatan yang megah dan gemilang maka kita harus bias membuka gerbang ini, nah untuk membuka gerbang Promkes bukan perkara sulit namun juga bukan hal yang mudah,namun harus memiliki kekuatan dan niat hati serta kebersamaan yang tinggi.
Promosi kesehatan memang sebuah program,sebuah wacana pada instansi kesehatan,promkes hanya dianggap Program dan Strategi maka sangat mustahil akan bias melaju memasuki istana kesehatan.
Promosi kesehatan sudah selayaknya bahkan menjadi keharusan bagi Setiap insan kesehatan dari kalangan Pejabat tinggi setingkat Kementrian,Staf bahkan garis terbawah dari instansi dan tenaga Kesehatan harus memiliki kewajiban untuk berpromosi kesehatan
Karena jika kita mengambil arti dari Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.,
Apa yang kita jual yaitu Meningkatkan Derajat kesehatan Masyarakat karena ini tujuan akhir dari Segenap Instansi kesehatan,Produk apa yang kita tawarkan yaitu perubahan pola Perilaku Masyarakat, Inovasi Pergerakan dan pengaryaan Masyarakat serta serta pelibatan langsung masyarakat agar usaha peningkatan kesehatan Bersinergi, siapa calon konsumen Secara Umum masyarakat agar bisa menikmati arti Sehat Sesungguhnya.
Nah jika Peran ini menjadi Seni dalam melayani setiap Insan Kesehatan maka sangat mudah bahkan gampang membawa perubahan nyata,karena kita selaku tenaga kesehatan dalam bidang apapu hidup dalam masyarakat.
Promosi kesehatan tidak terbatas waktu,tempat dan Personal, Promosi kesehatan harus selalu ada dalam setiap cerita dalam setiap kegiatan dalam setiap sendi kehidupan bermasyarakat.
Siapa yang bisa menghalangi sakit namun setiap orang bisa mencegah untuk sakit

Melalui promosi kesehatan yang baik,maka pemberdayaan masyarakat menjadi kunci Keberhasilan peningkatan Sehat sesungguhnya dalam masyarakat,bukan Sehat hanya terbebas dari sakit saja.

Rabu, 15 Februari 2017

Sudut Kebun Gizi ( Dokter Menemukan Pilihan )

Rintik hujan semakin membesar membasuh pucuk pucuk Hijau Tanaman bayam dan cabai, pagi ini hujan menyambut dengan dingin menyelinap dalam tulang,semakin menerawang dalam kecamuk fikiran akan indahnya perubahan masyarakat dalam memenuhi gizi keluarga secara mudah dan murah apakah akan terus bertahan atau hanya jadi Euforia semata..
Namun dalam pandangan jauh kebelakang ada cerita manis tertinggal di sela sela Rumpun bayam,Kacang panjang dan Jagung. Ada Cinta diantara Hijaunya tanaman Sayur..
Seorang yang kami anggap sebagai support leader dalam proses pemberdayaan masyarakat seorang Dokter cantik yang rela mengabdi dalam keterbatasan Desa suka Damai rela menjadi Dokter yang hidup dalam nuansa desa, Yaitu Dokter Ria enjellia.
Dalam kesibukan yang sehari-hari mengobati,menasehati masyarakat,masih bisa melibatkan diri dalam pengembangan Kebun gizi.memberi support dan penyemangat bagi team berbagi ilmu bagi masyarakat..bahkan sekali kali turun ke kebun..bermain pupuk kandang dan memanen sedikit hasil kebun.
Seorang Dokter masih menyandang Status Jomblo beliau tidak pernah merasa kesepian apalagi galau karena mengikuti ritme bermasyarakat,bermain di kebun kebun warga.kadang menemukan ulat,cacing hingga suatu hari beliau menemukan Pengobat Rindu..
Pertengahan di tahun 2016 sosok Ahli Gizi mengawali tugas penempatan nya di Pedalaman Desa suka Damai sebut saja Mas Geric. Sebagai ahli gizi sudah menjadi tugasnya melayani masyarakat agar dapat terpenuhi gizi keluarga secara baik,memberikan penyuluhan dari desa kedesa..memberikan gambaran tentang gizi pada masyarakat, menyemai tanaman di kebun gizi seiring waktu ada Kebersamaan diantara mereka pada saat penyuluhan,pengembangan kebun gizi hingga memanen di kebun gizi disertai Konsultasi antar dokter dan ahli gizi menjadi rutinitas harian keduanya..
Tuhan Memiliki rencana dan manusia Memiliki Cita Cita…Hijaunya kebun gizi,sepi nya desa dan kosongnya hati mengubah suasana kedua Anak manusia,Ada kata kata hati untuk saling melengkapi,saling mengasihi dan saling mengisi..
Hari hari terus Hujan membasahi suburnya kebun kebun gizi kami,namun ada hati yang terus semarak yaitu hati Dokter Ria dan ahli gizi Gerik. Sepinya desa Seakan Menjadi Ramai Kehidupan didesa Suka Damai yang syahdu menjadi kan keduanya mengukur kepantasan,mengukur kepatutan,bahkan Menyatakan Kesamaan dalam hati.
Embun pagi masih Nampak,matahari pagi ini cerah, Kebun gizi masih menghijau dokter ria dan ahli Gizi Mas Gerik mulai menetapkan dan memantapkan hati masing-masing, membuat cita cita menjadi satu dalam ikatan Rumah tangga,mengatur dan merencanakan Cerita hidup,memadu kasih dalam ikatan kasih Rabbi ( Hatcciiiiiiiiih….)
Kebun Gizi bukan Hanya membawa perubahan pada masyarakat namun juga memiliki sudut cerita indah Cerita Kisah Kasih pengabdian Dokter Cantik Ria Enjellia.
Kebulan Asap Kretek Melayang memenuhi ruangan,Kopi hangat sudah mendingin,Hujan Sudah Mulai reda Hanya Harapan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri,dan sepucuk doa untuk Dokter Ria dan mas gerik Agar sukses Ijab qabul untuk menjalani rencana dan Cita Cita,mengarungi lautan Hidup dengan bahtera Rumah Tangga.


Minggu, 22 Januari 2017

Menanti ( Hadir Sesungguhnya Pramuka Di Alam Desa )

Kehidupan Desa merupakan kehidupan dinamis,dengan pola kehidupan mengedepankan gotong royong dan musyawarah mufakat adalah potensi untuk mengembangkan pola perilaku khas Indonesia.
Desa adalah cerita tentang masyarakat yang terbiasa Nrimo , Nrimo dalam kehidupan,Nrimo keadaan Infra struktur bahkan terkesan Nrimo dengan Keadaan. Peran Masyarakat desa Sangat penting untuk menjaga Kelestarian Perilaku Hidup Tradisional dan Nilai Nilai Luhur Budaya.
Budaya Tradisional yang dianggap sebagian orang kekinian adalah suatu yang kuno tertinggal ndeso padahal dalam budaya tradisional ada nilai nilai luhur yang sangat penting untuk merawat Indonesia,merawat perilaku asli Ketimuran Indonesia.
Pramuka adalah hasil Perkembangan Sejarah,Pramuka Adalah Proses Belajar yang dulu pernah hidup dalam nuansa adat yang kental dengan Kejujuran dan mengedepankan Musyawarah Mufakat,Pramuka Yang Hidup dalam Suasana Memperjuangkan Kemerdekaan.
Pramuka Adalah bukti sejarah bahkan menjadi satu satunya sisa sisa sejarah yang selalu hadir hingga sekarang.
Pramuka dizaman sekarang bukan lagi sebagai wahana untuk mempelajari tentang tali temali,latihan baris berbaris Pramuka Sekarang adalah Proses bagaimana Menitipkan Perilaku Budaya Indonesia untuk perubahan Karakater, Pramuka Sekarang Adalah garda terdepan Penjaga Budaya Indonesia untuk Nilai Luhur Berkehidupan.
Kehadiran pramuka di tengah kehidupan masyarakat desa akan banyak memberi warna inovasi untuk Indonesia,Pramuka Akan menjadi bagian masyarakat yang selalu dinantikan jika bias berbuat bakti dalam setiap hembusan nafasnya,Masyarakat akan selalu menanti kehadiran jika pramuka bisa membuktikan pada masyarakat perubahan karakter sesungguhnya sopan dan santun, tata karma , nilai luhur budaya hormat orang tua menyayayngi teman sebaya.
Jadi kehidupan pramuka dalam kehidupan seharusnya bisa menjaga nilai nilai Ketuhanan nilai  luhur kebudayaan,Nilai Luhur tata Krama.


Senin, 05 Desember 2016

Pria dan Kader Kesehatan

Kader Kesehatan Pria..Meski Punya Jargon Pria Punya Burung  Selera Penuh Sensasi bahkan kadang pria Sok elegan enggan menampilkan sisi feminism,padahal pria kalo mau menampilkan sisi feminism akan menimbulkan aura seksi..ha..ha…lanjut ketika pria jadi kader kesehatan pelan-pelan bisa merubah paradigma bahwa urusan kesehatan hanya urusan ibu-ibu,padahal dalam dunia kesehatan peran pria sangat sangat diharapkan. Kok bisa ?
Bisa karena Pria manis yang bisa Jadi Kader Kesehatan merupakan hal lama yang di terlupakan, pria memang sosok dinamis,punya rasa ego yang tinggi,namun ketika pria sudah memiliki Burung Niat untuk terjun  mengurusi kesehatan pada lingkungannya akan menjadi promotor bahkan agen Perubahan atau peningkatan Status kesehatan Dilingkungan,Bayangkan Jika Pria Peduli Ibu Hamil..mereka duduk di Meja Posyandu menimbang Bayi,memberikan konseling apa tidak menjadi Peran perubahan.
Pria jadi Agen perubahan Dalam Kesehatan apalagi basis Kesehatan Lingkungan Akan dengan Cepat mencapai Terwujudnya Lingkungan Sehat Bersih.
Namun kadang hal yang paling sulit Mengadvokasi Para Pria Seksi nan Gentelman,karena sisi Feminimnya belum disentuh.coba kalo sisi feminimnya di sentuh dengan pendekatan secara instens, Pemahaman tentang Penting peran Pria dalam Kesehatan Sehari-Hari otomatis mereka juga Akan Mikir.

Tenaga Kesehatan Juga Banyak Kok yang Pria,Perawat banyak Pria bahkan mereka kadang Punya Body sixpack, dokter kandungan yang notabene ngurusi ibu hamil banyak kok yang pria.
Jadi mengapa Mesti malu jadi Kader Kesehatan,karena penyakit Ganas Pun Sering Menjangkiti Kaum pria..

 Mulai Sekarang Kenapa Mesti Malu menampilkan Sisi Feminim untuk kebangkitan Kesehatan.

Selasa, 29 November 2016

Nyeni dengan Promosi Kesehatan

Siapa yang tidak mengenal puskesmas
Puskesmas Merupakan tempat terdepan dalam pelayanan kesehatan,Garda terdepan yang berada langsung ditengah Masyarakat,apalagi masyarakat desa.
Mereka kadang menganggap puskesmas merupakan Rumah sakit Mini,bahkan dianggap seluruh Crew Puskesmas Bisa Menyuntik dan Mengobati, Hal unik Puskesmas Adalah ketika Selesai Jam Kerja Maka Mau Tidak mau Punggawa Puskesmas Terpencil harus siap jadi Puskesmas Pribadi meski kadang muncul Problema dan Kontroversi tentang wewenang Kerja Seluruh Punggawa Puskesmas, namun disinilah indahnya hidup ditengah masyarakat langsung. Kadang hal Hal Kecil kita dipuji setinggi langit kadang lewat hal hal kecil juga kita di anggap tidak kompeten,retorika berpuskesmas kadang menggeser tujuan seharusnya puskesmas yaitu melakukan kegiatan Promotif,Preventif dan Innovatif berganti Rehabilitatif dan Tindakan langsung,masyarakat belum di advokasi secara paripurna tentang keberadaan Puskesmas.
Yakin Jika Semua mengganggap Puskemas sebagai lahan kerja dan lahan Innovasi serta Improvisasi maka Puskesmas akan Menjadi Pintu Utama Pemberdayaan Masyarakat.
Nyeni Dengan Promosi Kesehatan
Mungkin menimbulkan Pertanyaan,apa sih sebenernya seni dengan promosi kesehatan
Promosi Kesehatan  Adalah Bagaimana Puskesmas Jadi  Promotor Promosi kesehatan seperti contoh Peduli Lingkungan dengan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat untuk cara mengolah sampah,tidak membuat sampah dan tidak melakukan kegiatan yang bisa membuat volume sampah bertambah,aduh....kok ribet ya..
ha..h.. orang baru sebatas wacana...namun apasalahnya memberi solusi untuk negeri.
Promosi Kesehatan yang menjadi seni Buka Sekedar Impian Jika Semuanya memahami dan mengerti akan pentingnya Masyarakat untuk mendapatkan Promosi Kesehatan
Peran Puskesmas untuk mewujudkan tercapainya derajat kesehatanmasyarakat yang baik adalah menjadikan setiap punggawa atau kru puskesmas jadi Promotor dengan aksi kecil seperti memperhatikan pola hidup sehat ,memberdayakan masyarakat akan peduli lingkungan yang semua jika jadi seni dalam kehidupan sehat masyarakat akan menambah Nilai tambah Ekonomi bahkan pengakuan..ya gak
Bro n Sist Mulai sekarang ayo semua punggawa puskesmas jadi Pasukan Promosi Kesehatan.
Kayak Dokter cantik ini selalu berada ditengah masyarakat, berpromosi untuk Hijaunya Puskesmas he..he..


Promosi Kesehatan gak mesti terikat oleh Tugas dan Program kadang saat negrumpi juga bisa membuat promosi kesehatan,he..he..

Minggu, 27 November 2016

Cerita Kebun Gizi ( Cerita Tentang Sadarnya Masyarakat Akan pemenuhan Gizi Mandiri )

Ketika Berbicara tentang gizi maka di benak masyarakat awam hanya makanan lezat dan berkuah pekat gurih mengundang selera makan,Makanan yang mahal dan hanya mampu dibeli oleh kaum "Atas", Makanan bergizi hanyalah sebuah lingkup tentang cerita bagaimana masyarakat harus memperhatikan kondisi komsumsi pangan yang bergizi,namun kadang masyarakat lupa bahwa di lingkungan sekitar bisa dengan mudah masyarakat mendapatkan gizi.
Mimpi Terwujudnya masyarakat untuk mendapatkan akses mudah, murah dan sehat dalam memenuhi kebun gizi keluarga terus menggayuti fikiran ini, namun kadang ide dan solusi muncul dalam keadaan tidak menguntungkan.
Tahun 2014 Pelan pelan impian itu ada dengan dibukanya keran pemberdayaan masyarakat PNPM GSC memberikan perhatian pada pengembangan kebun gizi. dengan Dana yang disisihkan pada program PNPM GSC Penulis mulai Menggaet Natural Leader Mus Mulyadi untuk meng eksekusi Ide dan Solusi ini, mulai dibuatlah Kebun Contoh. Kebun percontohan ini dimulai dari Pola Tanam memanfaatkan lahan pekarangan rumah.
                                                        Kebun Gizi Percontohan ( Punya GSC ) 
dengan proses tanam sayur dan bahan pangan maka pelan-pelan kebun gizi keluarga ini terwujud. Namun Kepuasan akan kebun contoh tidak maksimal Kebun Contoh banyak kasus sebelumnya akan mati bahkan hilang seiring program Berakhir.
Bersama Sosok PPL Abdul Jalil dan Bujangan Penuh Mus Mulyadi Innovasi Penulis Menggaet keduanya untuk promosi langsung kemasyarakat Bahwa dari pekarangan rumah yang sempit akan mejadi Sumber Asupan gizi Keluarga, Masyarakat awal acuh bahkan tidak menunjukkan Respon bahkan Menganggap ini adalah Bantuan Pemerintah Pelan-pelan kita mengarahkan bahwa kadang kepentingan keluarga tidak mesti menunggu Bantuan Pemerintah. sangat lama meyakinkan Masyarakat bahkan ada rasa ingin mengurungkan niat ini,
tapi semua ini salah formula,tidak mudah mengadvokasi warga yang belum memiliki kebun untuk di promosikan. 2 tahun berlalu formula tepat mulai didapat arah promosi kesehatan segmennya dirubah yaitu dengan meng advokasi warga yang telah menanam namun masih belum memiliki tujuan akhir, genjotan bantuan atau lebih tepatnya penghargaan kepada warga yang telah menanam pelan-pelan warga yang sudah menanam mulai menemukan tujuan pola tanamnya, di awali dengan penanaman Sayuran Usia Pendek seperti bayam,Kangkung,Kacang panjang dan bumbu dapur warga mulai merasakan manfaatnya.
Kini mimpi itu telah terwujud kebahagiaan akan mudah dan murah mendapatkan gizi keluarga mulai menghinggapi, masyarakat pelan-pelan mulai tertular menanam sayur. apalagi mereka mulai memiliki potensi untuk mengembangkan nilai ekonomi keluarga dari hasil kebun gizi.
                                                                       Mimpi Itu Mulai Terwujud

namun tujuan akhir dari kebun gizi bukanlah menciptakan peluang ekonomi tapi adalah bagaimana masyarakat menyadari bahwa Gizi adalah Kebutuhan yang tidak dapat di tunda namun sangat mudah mendapatkan nya.
Promosi dan Advokasi Kebun Gizi sekarang sudah melintas ke Semua kelompok Masyarakat seperti Karang taruna dan Gerakan Pramuka
Ada hal lucu ketika kami tawarkan Promosi Kebun gizi ke pramuka apa hubungan kebun gizi dengan Pramuka ? pertanyaan ini menantang kami untuk menjawab Bahwa Di Pramuka ada satu kegiatan yaitu Pengisian SKU Penghijauan dan SKK Juru Kebun, dengan dua kegiatan ini paling tidak Adik-Adik Pramuka dapat mengerjakan sekaligus memiliki tujuan  akhir dari kedua Kecakapan itu


               Kebun Gizi Adik Pramuka Melalui Pengambilan SKU Penghijauan dan SKK Kebun Gizi

Target kedepan penulis berharap Kebun Gizi ini bisa menciptakan Peluang Agro wisata dan Peluang Pembelajaran Gizi  masyarakat,namun hanya waktu dan usaha serta dukungan seluruh komponen untuk mewujudkan ini.
di akhir mimpi yang terwujud penulis berharap kebun gizi bukan hanya local segmented desa Suka damai namun bisa menjadi solusi Untuk Negeri.

                                                  Senyum Bahagia sambut Kebun Gizi
                                                 Pangeran Kebun Gizi Bahagia Di tengah Kebun
                                      PPL Abdul Jalil Paling Bahagia

Minggu, 21 Februari 2016

Menumbuhkan Tunas ( Cerita diakhir malam )

Pramuka Adalah Wadah Paling Tepat dalam penggalangan dan Pembinaan Generasi Muda untuk mewujudkan Arah dan hasil dari perubahan karakater,namun disisi lain Pramuka yang secara umum telah mengarahkan tujuan akhirnya pada perubahan perilaku dan Karakter belum optimal. Gerakan Pramuka setelah disahkan Undang-Undang nomor 12  Tahun 2010 merupakan tonggak nyata perubahan sikap dan mental generasi muda.
namun dalam perjalanannya gerakan Pramuka berusaha menggeliat dan membuktikan keberadaannya di tengah tengah masyarakat meskipun Pandangan umum tentang keberadaan Kegiatan Pramuka dimasyarakat masih sangat dipandang sebelah mata Kadang Pramuka Hanya dianggap sebagai pelarian Para Pembina yang tidak memiliki kesibukan duniawi,Pramuka hanya sebatas tepuk tangan,kemah dan kegiatan sia-sia lainnya.Pramuka Hanya dianggap sebuah Organisasi sekolah yang merupakan kegiatan luar sekolah.
Itu semua dikarenakan Keberadaan Kegiatan Pramuka di Tengah -Tengah Masyarakat tidak sampai menyentuh hal hal yang kecil namun memiliki pengaruh pada cara pandang masyarakat,Masyarakat akan memberikan pandangan dengan apa objek yang di lihat,karena wajar masyarakat menilai Pramuka dari apa yang mereka dapatkan,karena pola pengenalan Pramuka dan Pengelolaan Pramuka kadang hanya sebatas pembinaan yang Terstruktur,Pembinaan Tanpa Melihat Ruang Lingkup dan Tujuan serta keinginan Masyarakat.
Ini yang kadang menjadi hal yang dilupakan dalam pembinaan pramuka,Adik-adik binaan hanya di arahkan di pembelajaran Ketrampilan Pramuka,Prestasi Pramuka dan Sekelumit Pelajaran Kompleks Syarat Kecakapan Umum.
Adik Adik binaan belum diarahkan dengan pola pembinaan yang harus menunjukkan kemampuan setiap Anggota Pramuka dalam Mewujudkan Kehadiran Sosok Pramuka dalam Lingkungan Sehari-Hari.
Pola yang seharusnya adalah bukan menguji kecakapan adik-adik binaan,namun secara menyeluruh mengarahkan adik adik belajar memahami dan menjalankan kecakapan yang telah disyaratkan baik kecakapan secara umum maupun kecakapan secara Khusus.
Materi Gizi ( Pembinaan SBH PKM Suka Damai )
karena dengan pola memberikan adik-adik motivasi dalam membuktikan eksistensi pramuka melalui kerja dan karya nyata sesuai dengan Syarat Kecakapan Umum dan Khusus baik dilingkungan Rumah Tangga,Lingkungan Sekolah,Maupun Lingkungan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Pola pembinaan Kearah Belajar Memahami dan Mengarahkan wujud nyata karya Adik Bina dapat di Implementasikan pada Sistem Pengajaran Kesakaan.
salah Satunya Saka Bakti Husada. Yang merupakan wadah pembelajaran dan pembentukan pola perilaku perubahan karakter seutuhnya untuk menciptakan kader kader kesehatan yang Tangguh,Militan dan disiplin memiliki tuntunan Pancasila,UUD 1945 dan berlandaskan Norma Trisatya dan Dasa Darma.
apa yang harus kita lakukan dalam melaksanakan pembinaan Pramuka Kesehatan ini adalah membuktikan bahwa Pramuka di dalam lingkup kesehatan harus memberikan efek langsung dalam masyarakat. tujuan akhir dari kegiatan Saka Bakti Husada Adalah membentuk Kader Kader Pelopor Kesehatan,sehingga dalam hitungan Tahun dapat diharapkan adanya perub ahan perilaku masyarakat tentang pentingnya masyarakat.
Memang Pramuka selalu diidentikan dengan kegiatan luar ruangan yang selalu bersentuhan dengan hal hal yang mungkin tidak sesuai dengan pesan pesan kesehatan. disinilah wujud nyata pembelajaran perubahan karakter sesungguhnya,kita dapat mengarahkan dan mebina pola perilaku kehidupan sekaligus memberikan ruang untuk adik binaan untuk mengekplor apa yang kita arahkan,hal terkecil dalam perubahan perilaku hidup bersih dan sehat masih menjadi tantangan bersama unsur kesehatan,karena bagaimanapun  PHBS Merupakan Tonggal Awal untuk men uju sehat seutuhnya,saka Bakti Husada dapat kita bina dan berperan langsung di masyarakat sebagai contoh kecil adalah kader penjaga sampah sembarangan.
Melalui gerakan Pramuka kita mengarahkan pembinaan kepada adik bina untuk mencintai dunia Pramuka dulu setelah adik binaan kita termotivasi dalam kecintaan pada pramuka,kemudian kita dapat mengarahkan kemana jalan untuk menduduki dan memperoleh pengakuan dari masyarakat. sehingga jika eksistensi pramuka telah hadir dalam segenap benak lapisan masyarakat,saat itulah perubahan karakter itu kita dapatkan.
Saka Bakti Husada secara kasar adalah berusaha cut generation,apa yang dimaksud memotong generasi,
Memotong Generasi adalah ilustrasi bagaimana tantangan kita merubah sikap dan perilaku umur umur dewasa begitu dan sulit dan sangat banyak tantangan,sehingga program program yang tergelontor kadang tidak menimbulkan efek dan hasil yang memuaskan,dengan pola potong generasi melalui pramuka adalaah berusaha mengarahkan generasi muda dengan pola pem binaan berkelanjutan dan menanamkan bukan mengajarkan pemahaman-pemahaman perubahan karakter,dengan dipersiapkannya usia muda dari awal maka dengan sendirinya akan membuat suatu komunitas yang memiliki pola pemikiran yang sama,dari kelompok kecil yang memiliki cita-cita dan semangat inilah kita dapat mempengaruhi kelompok besar masyarakat,jika kelompok kecil ini terus memecah dan membuat kelompok baru maka penularan sikap dan perilaku akan terus berjalan.
diakhir kata hanya satu cita cita mewujudkan jiwa pramuka dalam setiap kultur kehidupan,sehingga pramuka akan tetap menjadi landasan dalam seluruh aspek kehidupan.

salam Tunas

Pages